Arsip

Posts Tagged ‘Maryamah Karpov’

P.E.R.S.O.N.A.L.I.T.Y.

Desember 5, 2008 nurcha 2 komentar

img_0198

Ini adalah kutipan dari buku Whatever You Think Think The Opposite karya Paul Arden. Mengapa aku mengutipnya, karena ini akan berkaitan dengan tulisan selanjutnya.

Ketika merenungkan hidup Anda, ada hal-hal yang akan Anda sesali. Anda telah mengambil keputusan yang salah.

SALAH.

Anda telah mengambil keputusan yang benar. Hidup adalah tentang mengambil keputusan.

  1. Apakah saya akan memiliki mobil yang praktis atau mobil yang cepat?
  2. Apakah saya seharusnya kuliah atau bekerja?
  3. Apakah saya akan minum anggur, bir, atau air?

Apa pun keputusan yang Anda ambil, itulah satu-satunya keputusan yang dapat Anda ambil. Jika tidak, Anda akan mengambil keputusan yang lain. Apa pun yang kita lakukan, kitalah yang memilih. Jadi apa yang harus disesali.

You are the person you choose to be

Nah itu dia. Jadi sebenernya aku mau nulis tentang aku, mungkin pembaca, atau siapa pun yang akhirnya membaca tulisan ini. Ini berkaitan dengan pelatihan Personality Plus yang diadakan oleh Pak Ardiansyah, Advisor di kantorku.

Read more…

Mungkin Lagi Error

Desember 5, 2008 nurcha 2 komentar

Entah, beberapa hari ini gak fokus sama kerjaan di kantor. Mungkin karena berurusan dengan angka-angka dan lain-lain. Tidak mengerti secara detail pula kenapa. Anggap saja aku sedang tidak sehat secara jiwa. Akhirnya nekat saja, kemarin malam (4 Des 2008) aku pulang ke bogor. Sesampainya di Bogor, bukannya langsung pulang, tapi malah masuk ke Botani Square. Di sana, lalu dengan kesadaran penuh, atau malah mungkin setengah tidak sadar, aku mencari buku Maryamah Karpov (akhirnya aku mendapatkannya – and i am reading on it). dan setelah itu, aku langsung naik ke atas lantai 2. Nonton di bioskop XXI. Aku nonton Twilight. Film yang manis dan romance banget. Mungkin sangat wanita sudut pandangnya. But anyway, akting pemerannya oke banget. terutama tokoh utamanya. di sana juga mencerminkan, betapa wanita kadang seringkali sulit mengungkapkan apa yang ingin dikatakannya sehingga yang terucap hanya ini dan itu yang mungkin tidak jelas, tetapi bahasa tubuh, mata dan lainnya terucap dengan jelas. Sebaliknya berbeda dengan prianya, dia dapat dengan jelas mampu mengucapkan apa maunya.

Satu hal yang menarik dari film ini adalah, masalah bau, scent. Vampir tertarik bau darah manusia. Bau Bella sangat menarik bagi Edward. Nah, dari sini sebenarnya ada ilmu yang bisa kita kaji. Bahwa pada dasarnya bau itulah yang menarik pasangan. entah laki-laki atau perempuan. Bau itu mungkin tidak terdeteksi. tapi bau itulah yang mungkin seringkali membuat seseorang akhirnya memutuskan orang itu menjadi pasangan hidupnya. Konon katanya sih begitu. Ada feromon di sana. Feromon yang bisa menarik lawan jenis. Pada manusia mungkin tidak tampak begitu jelas. Tetapi pada hewan. Percayalah, ketika mereka akan kawin, jika betinanya sudah siap kawin. Apa tandanya? si betina sudah mengeluarkan hormon feromon. dan bau itu menyebar sehingga tercium oleh indra penciuman hewan jantan.

Ini mesti dikaji lagi lebih mendalam. Analisisnya masih dangkal. Sip… berlanjut pada edisi kedua