Mungkin Lagi Error
Entah, beberapa hari ini gak fokus sama kerjaan di kantor. Mungkin karena berurusan dengan angka-angka dan lain-lain. Tidak mengerti secara detail pula kenapa. Anggap saja aku sedang tidak sehat secara jiwa. Akhirnya nekat saja, kemarin malam (4 Des 2008) aku pulang ke bogor. Sesampainya di Bogor, bukannya langsung pulang, tapi malah masuk ke Botani Square. Di sana, lalu dengan kesadaran penuh, atau malah mungkin setengah tidak sadar, aku mencari buku Maryamah Karpov (akhirnya aku mendapatkannya – and i am reading on it). dan setelah itu, aku langsung naik ke atas lantai 2. Nonton di bioskop XXI. Aku nonton Twilight. Film yang manis dan romance banget. Mungkin sangat wanita sudut pandangnya. But anyway, akting pemerannya oke banget. terutama tokoh utamanya. di sana juga mencerminkan, betapa wanita kadang seringkali sulit mengungkapkan apa yang ingin dikatakannya sehingga yang terucap hanya ini dan itu yang mungkin tidak jelas, tetapi bahasa tubuh, mata dan lainnya terucap dengan jelas. Sebaliknya berbeda dengan prianya, dia dapat dengan jelas mampu mengucapkan apa maunya.
Satu hal yang menarik dari film ini adalah, masalah bau, scent. Vampir tertarik bau darah manusia. Bau Bella sangat menarik bagi Edward. Nah, dari sini sebenarnya ada ilmu yang bisa kita kaji. Bahwa pada dasarnya bau itulah yang menarik pasangan. entah laki-laki atau perempuan. Bau itu mungkin tidak terdeteksi. tapi bau itulah yang mungkin seringkali membuat seseorang akhirnya memutuskan orang itu menjadi pasangan hidupnya. Konon katanya sih begitu. Ada feromon di sana. Feromon yang bisa menarik lawan jenis. Pada manusia mungkin tidak tampak begitu jelas. Tetapi pada hewan. Percayalah, ketika mereka akan kawin, jika betinanya sudah siap kawin. Apa tandanya? si betina sudah mengeluarkan hormon feromon. dan bau itu menyebar sehingga tercium oleh indra penciuman hewan jantan.
Ini mesti dikaji lagi lebih mendalam. Analisisnya masih dangkal. Sip… berlanjut pada edisi kedua
Komentar Terakhir