Hormon PYY, Alternatif Untuk Mengurangi Berat Badan? Maret 29, 2008
Posted by nurcha in Kesehatan & Gizi, Tulisan aku!.add a comment
Dunia dilanda oleh obesitas, bahkan gejala obesitas yang sudah mendunia ini diplesetkan menjadi globesitas. Diet makanan ala barat dan gaya hidup sedentary (santai) sering kali dituduh menjadi penyebab mendunianya obesitas ini. Maraknya gerai-gerai fast food di negara berkembang seringkali diplesetkan pula menjadi salah satu parameter modern suatu negara. Gerai-gerai fast food tersebut diantaranya menyajikan 2 menu utama yaitu Burger dan Coca Cola. Dan lagi-lagi dua ikon itu diplesetkan menjadi cara ekspansi pola makan ala barat ke negara-negara berkembang sebagai Burgerisasi dan Coca-Colanisasi.
EQ vs IQ …. in Life Maret 29, 2008
Posted by nurcha in Curhatan, My Mind, Tulisan aku!.add a comment
(QS At-Tiin: 4)
Sebuah kesuksesan menuntut kematangan pribadi dan itu adalah kecerdasan emosi.
Kerasnya kehidupan saat ini membuat manusia menjadi buta emosi. Derasnya informasi yang sampai kepada kita penuh dengan lenyapnya sopan santun dan rasa aman, menyiratkan adanya serbuan dorongan sifat jahat. Dan dalam skala yang lebih besar berita itu memberikan gambaran adanya emosi-emosi yang secara perlahan tidak terkendalikan dalam kehidupan kita sendiri dan dalam kehidupan orang-orang sekitar kita. Tidak ada orang yang mampu bertahan dari gelombang ketidaktentuan ledakan kemarahan dan sesal ini. Gelombang ini telah menembus sisi sisi kehidupan kita dengan segala cara.
Mengglobalnya tindak kekerasan di seluruh dunia memncerminkan meningkatnya ketidakseimbangan emosi, keputusasaan dan rapuhnya moral di dalam keluarga kita, masyarakat dan kehidupan kita bersama. Tekanan moral berupa terurainya jalinan masyarakat yang semakin cepat, sifat mementingkan diri sendiri, kekerasan dan sifat jahat nampaknya telah menggerogoti sisi – sisi baik kehidupan masyarakat. Dan hal tersebut sudah merupakan alasan yang cukup untuk mendukung perlunya kecerdasan emosional yang bertumpu pada hubungan antara perasaan, watak dan naluri moral.
Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa sikap etik dasar dalam kehidupan berasal dari kemampuan emosional yang melandasinya. Misalnya dorongan hati merupakan medium emosi; benih semua dorongan hati adalah perasaan yang memunculkan diri dalam bentuk tindakan. Orang yang dikuasai dorongan hati yang kurang memiliki kendali diri menderita kekurangmampuan pengendalian moral: kemauan dan watak. Dengan cara yang sama akar cinta sesama terletak pada empati, yaitu kemampuan membaca emosi orang lain tanpa adanya kepekaan terhadap kebutuhan atau penderitaan orang lain, tidak akan timbul rasa kasih sayang.
Warisan genetik memberi kita serangkaian muatan emosi tertentu yang menentukan temperamen kita. Tetapi jaringan otak yang terlibat sangat mudah dibentuk-bentuk. Pelajaran-pelajaran emosi yang kita peroleh semasa kanak-kanak, dirumah dan di sekolah akan membentuk sirkuit-sirkuit emosi, membuat kita cakap atau tidak cakap dalam hal dasar-dasar kecerdasan emosional. Ini berarti bahwa masa kanak-kanak dan remaja merupakan peluang terbuka yang penting untuk mengarahkan kebiasaan-kebiasaan dan mengembangkan emosi yang esensial yang akan menentukan kehidupan kita di masa yang akan datang.
Pakar EQ (Emotional Quotient), Goleman berpendapat bahwa meningkatkan kualitas kecerdasan emosi sangat berbeda dengan IQ (Intellegent Quotient). IQ umumnya tidak berubah selama kita hidup. Sementara kemampuan yang murni kognitif relatif tidak berubah (IQ), maka kecakapan emosi dapat dipelajari kapan saja. Tidak peduli orang itu peka atau tidak, pemalu atau pemarah atau sulit bergaul dengan orang lain sekalipun, dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat mempelajari kecakapan emosi tersebut. Dan yang paling penting adalah kecerdasan emosi ini dapat meningkat dan terus ditingkatkan sepanjang kita hidup.
NB: Ini tulisan jaman dulu…. bekas makalah kuliah
Film “FITNA” Maret 29, 2008
Posted by nurcha in Film.add a comment
Sebenarnya agak segan membahasnya. karena ketika membahasnya berarti semakin memopulerkan film ini. Semakin populer film ini dan semakin banyak dicari orang dan membuat orang lain penasaran dan tersulut, itu berarti pembuatnya, para provokator itu, berhasil memanas-manasi orang muslim.
Aku baru menonton bagian 1 saja, itu saja sudah membuatku “panas” sekaligus kasihan pada pembuatnya. Semoga Allah memberikan hidayah-Nya pada para pembuatnya dan para penontonnya. Janganlah Islam yang dicerca. Islam sungguh mulia. Jika ada kesalahan, itu karena para pemeluknya tidak menjalankan perintah Allah dalam Al Quran secara benar.
Jangan pula, mengambil ayat-ayat Al Quran tentang azab yang diberikan Allah kepada kita kelak. Tapi lihatlah betapa Allah sangat menyayangi makhluk-Nya. Karena kita sendirilah yang mengundang azab-Nya dengan tidak mematuhi perintah-Nya.
Jika, ada kebencian terhadap yahudi, itu bukan tanpa sebab. Karena tidak ada sesuatu di dunia ini yang tanpa sebab. Lihat kekejaman yahudi terhadap umat islam di palestina. Belum lagi makar mereka di mana-mana.
Mengapa itu yang diungkit.
Mengapa itu yang diungkit.
Seandainya Aku Menjadi Istri Hidayat Nurwahid Maret 26, 2008
Posted by nurcha in Buku Gratis, Error aja.9 comments
Wah, judulnya bombastis juga ya. Kenapa judulnya seperti ini. Sebenarnya ini hanya menanggapi tentang meninggalnya istri beliau.
Lalu apa masalahnya?
Ya sebenarnya tidak ada masalah sih. Hanya saja, ini termasuk kejadian langka. Dan semestinya, Pak Hidayat akan mencari penggantinya. Atau jika pun tidak, pastinya anak-anaknya akan mencarikan istri untuk ayahnya dan para orang-orang dekatnya pun akan sepertinya akan mencarikan istri untuk sahabatnya itu.
Dan aku juga yakin, para akhwat tarbiyah atau PKS juga akan banyak yang mengajukan proposal untuk menjadi istri beliau. Nah, pertanyaan selanjutnya, apa lagi masalahnya, toh itu terserah beliau. Tapi menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya, seorang yang ditinggalkan istrinya yang ada dalam jamaah tarbiyah, diharuskan untuk menikah lagi. Nah, pertanyaannya adalah siapa yang akan Pak Hidayat pilih untuk menjadi istrinya.
Nah, jika Anda terpilih menjadi istri Pak Hidayat Nur Wahid, apa yang akan Anda Lakukan?
Jalan Cinta Ost. Ayat-ayat Cinta Maret 19, 2008
Posted by nurcha in lirik.add a comment
by Sherina Munaf
Semua resah hati manusiamu
Untuk membagi kisah atas nama cinta
Butir air mata di setiap sujudmu seperti tak pernah cukup untuk menjagaku
Jangan butakan hati menjadi cinta yang semu….oo… Cinta yang semu
Kau hembuskan ayat-ayat cinta untukku
Di sela doa dalam malam-malam yang sunyi
Ampun yang engkau pinta dalam semua keraguan yg tlah meliputi jiwamu
Semoga akan membawa cintamu
Pada diriku dalam jalan dan ridho-Nya
Jangan butakan hati menjadi cinta yang semu…oo… Cinta yang semu
Kau hembuskan ayat-ayat cinta untukku
Di tengah terik matahari dan dinginnya malam
Kau panjatkan ayat-ayat cinta pada-Nya
Melindungi dan menjaga kisah cinta kita…