jump to navigation

Pengaturan Kasta Pada Lebah Februari 11, 2008

Posted by nurcha in Filosofi, Kisah, Tulisan aku!.
add a comment

Oleh: Nurchasanah

Lebah merupakan salah satu serangga sosial selain semut dan rayap. Dan salah satu keunikan serangga sosial adalah adanya kasta-kasta sebagaimana pada masyarakat hindu. Berbeda dengan kasta pada masyarakat hindu, kasta pada lebah terbagi menjadi tiga yang terdiri atas ratu, pejantan dan lebah pekerja. masyarakat lebah hidup rukun dalam koloni, hidup bergotong royong dan selalu berdisiplin dalam melakukan berbagai tugas untuk kesejahteraan koloninya.

Sebuah koloni lebah terdiri dari satu ratu dan lebih dari 80.000 ekor lebah pekerja. pembagian kasta tersebut seiring sejalan dengan pembagian peran yang sangat rapi.

Lebah ratu

  • Lebah ini bersifat fertil dan merupakan mesin penghasil telur, hal ini ditunjang dengan struktur tubuhnya yang lebih besat dari lebah pekerja dan memiliki abdomen perut yang lebih panjang pula

Lebah pejantan

  • Lebah pejantan disebut juga sebagai drone. Lebah ini hanya bertugas untuk mengawini ratu. Tapi malangnya umurnya hanya seumur jagung, karena ketika musim kawin tiba maka saat itulah kematiannya. Tepatnya sesaat setelah ia selesai mengawini ratunya.

Lebah pekerja

  • Lebah pekerja merupakan kelompok lebah steril alias mandul. Mereka sangat perkasa walaupun tugasnya bertumpuk. Mengurusi segala kebutuhan koloninya dari A-Z, termasuk mencari makanan. Bayangkan betapa sibuknya kehidupan sehari-hari lebah pekerja ini.

(more…)

Jejak Langkah Seorang “The Grand Old Man” Februari 9, 2008

Posted by nurcha in Kisah.
1 comment so far

Haji Agus Salim (1884-1954)

Oleh: ST Sularto

LIMA panelis “menyemarakkan” diskusi panel bertema “Aktualisasi Pemikiran dan Sosok H Agus Salim” di ruang rapat Redaksi “Kompas”, 9 Agustus 2004. Mereka adalah Mestika Zed (pengajar Universitas Andalas, Padang), Emil Salim (mantan menteri dalam Kabinet Pembangunan), Budhy Munawar-Rachman (Yayasan Paramadina), Ahmad Syafii Maarif (Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah), dan Siti Ruhaini Dzuhayatin (pengajar IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta). Aktivis LSM, Moeslim Abdurrahman, bertindak selaku moderator pada diskusi sehari yang hasilnya dituangkan di rubrik “Fokus” halaman 49 sampai 54 edisi hari ini. Sejarawan LIPI, Asvi Warman Adam melengkapi dengan tulisan di halaman 55 dan Litbang “Kompas” menyelusuri jejak H Agus Salim di halaman 56. Tanggal 4 November mendatang genap 50 tahun H Agus Salim wafat. Almarhum dilahirkan 1884 dan wafat 1954.

***

“THE grand old man Haji Agus Salim adalah seorang ulama dan intelek,” kata Bung Karno tentang Haji Agus Salim (1884-1954). Julukan “orang besar yang sudah tua” itu masuk akal. Ketika rapat-rapat Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia berlangsung, Juni-Agustus 1945, mungkin Agus Salim anggota tertua. Rata-rata umur para Bapak Bangsa adalah 30-45 tahun. Soekarno berumur 39 tahun, Hatta 43 tahun, sedangkan Haji Agus Salim sudah 61 tahun.

(more…)

Jilbab dalam Pelukan Uncle Sam Februari 8, 2008

Posted by nurcha in Kisah.
add a comment

Oleh: Ari Peach

Menapakkan kakiku yang entah ke berapa puluh kalinya di sana (selalu ada rasa itu). Rasa yang sulit untuk dijabarkan seperti ketika membaca tulisan Office of the Immigration Judge tertatah di marmer hitam itu. Marmer dingin itu pernah aku duduki sampai petugas keamanan menghampiriku, melarangku duduk di sana.

Tersipu malu ketika menyadarinya. Dengan kata maaf, kuseret tas kerjaku dan pindah duduk ke kursi taman. Beberapa perahu cantik dengan tenang melintas di sungai besar di tepi gedung Pengadilan Imigrasi Miami di pojokan One River View Square itu, seolah tidak peduli pada sibuknya wajah-wajah lalu- lalang yang silih berganti melewati pintu penjagaan.

Wajah-wajah itu tidak berbeda jauh dengan wajahku, berkulit cokelat hangat (juga seperti kulitku). Wajah-wajah Hispanic seperti wajah-wajah anak negeriku itu terasa begitu dekat di hati.

(more…)

Mutiara Kehidupan Para Tabi’in: ‘Atha’ bin Abi Rabah Februari 6, 2008

Posted by nurcha in Kisah.
add a comment

Berkata Imam al-Haramain : “Tidak kutemui orang yang paling alim diantara orang yang alim, kecuali 3 orang : ‘Atha, Thawus dan Mujahid..”

Kalau kita menerawang jauh ke empat belas abad yang lampau, maka akan nampak oleh kita sebuah majlis ta’lim di Makkah yang selalu dihadiri oleh ribuan orang, diantara mereka ada para sahabat-sahabat nabi SAW dan juga para tabi’in, sang penceramah adalah seorang tua yang sederhana namun kharismatik, dialah AbduLLAH bin Abbas ra (Ibnu Abbas) salah seorang diantara para tokoh ulama sahabat, dan dia pula yang didoakan oleh RasuluLLAH SAW dengan doanya yang khusus: “ALLAHUMMA FAQQIHHU FIDDIN WA ‘ALLIMHU TA’WIL” (Ya ALLAH dalamkanlah pengetahuannya dalam agama dan ajarilah ia ta’wil Qur’an…)

(more…)

SIMPATI UNTUK DR. TAUHID! Februari 6, 2008

Posted by nurcha in Buku, Kisah.
2 comments

Oleh: Bambang Trim

Dokter berusia 38 tahun ini bernama Tauhid Nur Azhar dan mungkin sudah Anda kenal ataupun ada yang belum. Beliau mengenyam pendidikan dokter di Undip Semarang dan melanjutkan pascasarjananya di UI serta Univ Kebangsaan Malaysia. Dengan keilmuannya, beliau tercatat juga sebagai pendiri dan perintis Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung.

Dokter Tauhid memang unik dan nyentrik. Tidak terlihat seperti orang berilmu tinggi.. Kesenangannya memakai jins belel dan terkadang t-shirt Esprit yang tampak kusam. Kerap dalam beberapa forum, audiens memandang beliau dengan sebelah mata. Namun, jika sudah mendengar pemaparannya, apalagi CV-nya barulah orang mafhum siapa sebenarnya Dr Tauhid.

(more…)