Arsip

Archive for the ‘Filosofi’ Category

kangen dan cinta

Mei 11, 2009 nurcha 1 comment

bagaimana ya mendefinisikan kedua kata itu. akhir-akhir ini masalah itu sering jadi bahan pembicaraanku dengan beberapa teman. secara ilmiah, aku bisa menjelaskan kalau ditanya… bahwa cinta dan kangen itu secara fisiologis adalah begini… begini.. bla.. bla.. bla.. intinya keduanya tidak lebih dari permainan ritme hormon yang ada di otak kita. pun ketika kita jatuh cinta.

ketika berdiskusi kadang dengan enteng dan meyakinkan, aku bisa mengatakan begini secara ilmiah ketika sedang merasa jatuh cinta ada tiga hormon yang berperan di sana, serotonin, dopamin, dan norepinefrin (dia kerabat hormon adrenalin). kenapa ada hubungannya juga sama adrenalin, karena kalau lagi jatuh cinta sebenarnya kita sedang mengalami stres. coba aja, gimana ga stres, pas ketemu dug dug dug, jantungku berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang kata ahmad dhani. kadang-kadang bisa aja keringet dingin menetes begitu saja. tapi pada saat yang lain, hormon serotonin dan dopamin kita berlebihan, jadi aja itu membuat kita senyum-senyum sendiri ga jelas begitu baca sms yang isinya menyenangkan dari orang yang kita sukai. nah, kan.. secara logika gila versiku, mungkin orang jatuh cinta itu ya  mirip kayak orang gila.. kadang marah-marah sendiri tapi kadang-kadang juga senyum-senyum sendiri.

so, what is love. kalau menurut filosofinya, cinta adalah bahasa paling purba. la wong… itu sejak dulu. sekarang milih aja dulu cinta apa. cinta ibu ke anaknya, sebaliknya, atau cinta antar lawan jenis.. secara permainan hormonnya juga beda. katakan saja, itu seperti yang pernah aku dengar dari dr Tauhid, cinta meskipun bukan cinta karena. kalau kita mencintai orang lain, katakan lawan jenis atau siapa pun, kadang itu adalah cinta karena ini karena itu.. pasti ada alasannya. tapi kalau cinta seorang ibu pada anaknya adalah cinta meskipun, cinta meskipun anaknya nakal, cinta meskipun anaknya begini dan begitu.

hmmm kadang kalau gini, misalnya cinta dan kangen itu tidak lebih dari permainan hormonal aku jadi teringat kata-katanya francis crick yang dia juga mengutip dari buku alice in wonderland, katanya kita tidak lebih dari sekumpulan saraf-saraf. nah kalau digabung dengan hormonal ini, semua emosi yang terjadi dalam diri kita tidak lebih dari harmoni orkestra saraf dan hormon. subhanallah, betapa luar biasanya Allah sang Maha Pencipta, yang membuat hal tersebut bisa terjadi. mengapa? karena manusia tidak bisa melakukannya.

wow, luar biasa kan… kita mengatakannya hanya kangen dan cinta pada seseorang. tetapi pada hakikatnya, itu adalah reaksi kimia, biologi, bahkan mungkin fisika dan matematika yang rumit yang terjadi dalam tubuh kita.

apa ya maksudnya. sebenernya aku cuma mau bilang, aku lagi kangen sama beberapa orang… itu aja… ha ha ha.. gitu aja susah amat ya…

Categories: Filosofi, Life

Crazy Little Thing Called Love

Desember 29, 2008 nurcha 4 komentar

Aku lagi nulis buku tentang makanan afrodisiak. Karena itu aku jadi banyak membaca tentang cinta, terutama mekanisme biologis dan fisiologis jatuh cinta, dan tahapan selanjut-selanjutnya…

Sebenernya pengen nulis tentang ini udah lama, sejak masih di Bandung dulu, pas abis nemuin majalah National Geographic edisi februari 2006 tentang cinta. Di sana dijabarkan penjelasan secara biologis dan fisiologisnya apa  yang membuat orang jatuh cinta dan mengapa orang yang jatuh cinta cenderung menjadi aneh. Makanya gak heran juga kalau Queen dalam salah satu lagunya bilang, Crazy little thing called love… karena memang begitu…

Secara biologis, cinta dan kasih sayang yang ada dalam diri manusia dikendalikan oleh senyawa-senyawa kimia tertentu. Senyawa-senyawa ini merupakan bagian dari sistem hormonal tubuh. Dengan kata lain, cinta adalah “permainan” hormon-hormon atau senyawa kimia tertentu.

Read more…

P.E.R.S.O.N.A.L.I.T.Y.

Desember 5, 2008 nurcha 2 komentar

img_0198

Ini adalah kutipan dari buku Whatever You Think Think The Opposite karya Paul Arden. Mengapa aku mengutipnya, karena ini akan berkaitan dengan tulisan selanjutnya.

Ketika merenungkan hidup Anda, ada hal-hal yang akan Anda sesali. Anda telah mengambil keputusan yang salah.

SALAH.

Anda telah mengambil keputusan yang benar. Hidup adalah tentang mengambil keputusan.

  1. Apakah saya akan memiliki mobil yang praktis atau mobil yang cepat?
  2. Apakah saya seharusnya kuliah atau bekerja?
  3. Apakah saya akan minum anggur, bir, atau air?

Apa pun keputusan yang Anda ambil, itulah satu-satunya keputusan yang dapat Anda ambil. Jika tidak, Anda akan mengambil keputusan yang lain. Apa pun yang kita lakukan, kitalah yang memilih. Jadi apa yang harus disesali.

You are the person you choose to be

Nah itu dia. Jadi sebenernya aku mau nulis tentang aku, mungkin pembaca, atau siapa pun yang akhirnya membaca tulisan ini. Ini berkaitan dengan pelatihan Personality Plus yang diadakan oleh Pak Ardiansyah, Advisor di kantorku.

Read more…

Nothing Great Comes Easy!

November 21, 2008 nurcha Tinggalkan komentar

81218101

Rabu kemarin, tangga;19 November 2008, aku mengikuti training yang digawangi oleh Pak Ardiansyah, seorang yang telah menggeluti dunia bisnis selama lebih dari 20 tahun. Ada banyak pointer yang disampaikannya kepada kami (tim produksi).  Maka memang benarlah adanya, bahwa pengalaman adalah guru yang berharga. Beliau membagikannya kepada kami. Aku jadi ingat, kemarin mampir ke blog seorang copywriter, yang dia mengatakan bahwa nothing great comes easy. Hal yang besar tidak datang dengan mudah. semuanya butuh effort kita dalam segala   hal. Dan jika kita berhenti, ya sudahlah, matilah kita. apalagi dengan keadaan resesi ekonomi seperti sekarang. semuanya jadi serba susah dan serba mahal.

Akhirnya semuanya kembali pada mental kita pribadi. seberapa kuat kita bisa menghadapi itu semua. Tantangan dunia kerja semakin lama bukan semakin mudah, malahan semakin berat. Oleh karena itulah, kita harus membekali diri dengan semua hal yang bisa kita pelajari. Kita harus fokus sekaligus multitalent, karena tuntutan kerja sekarang  yang multitasking membuat kita harus cepat tanggap dan bisa menghadapi apa pun tantangan kerja yang ada di hadapan kita.

Read more…

Normal Person From Different Planet – Michael Phelps

Agustus 22, 2008 nurcha Tinggalkan komentar

Akhir-akhir ini, nama Michael Phelps jadi primadona di mana-mana. Jarang baca koran sih tapi dapet postingan di milis. Mungkin dah banyak orang juga ngebaca. Tapi aku sempet baca soal Michael Phelps ini minggu lalu. Dia adalah perenang yang sempat menderita ADHD semasa kecil, tapi sekarang prestasinya luar biasa. dia meraih 8 medali emas. Tadi pagi ngedengerin di Cosmo FM ngebahas Michael Phelps, trus sebelumnya sempet juga dengerin di BBC soal Michael Phelps ini. Nanti akan dibahas sore ini, entah yang jam 6 sore atau yang jam delapan malem. He he he latah sama bukunya Rhonda Bryne, tentang hukum tarik menarik, nah itu awalnya karena aku baca postingan di milis yang judulnya sama dengan judul yang aku tulis di judul blog ini.

Read more…

Categories: Filosofi, Life, Tokoh Tag: