jump to navigation

Kontroversi Film Ayat-ayat Cinta Maret 29, 2008

Posted by nurcha in Curhatan, Error aja, Film.
2 comments

Dah ada banyak banget tulisan tentang Film ayat-ayat cinta.

Tapi, ternyata masih seru saja dibahas dimana-mana. aku juga jadi tertarik untuk nulis juga.

Aku pribadi sih dah nonton versi bajakan dan versi bioskop. Tetap ada perbedaan. Kupikir sih, kalaupun ada versi bajakan duluan, itu bisa aja strateginya si produser.

Orang yang penasaran kan, mestinya dia akan membandingkan dengan versi bioskopnya.

Meski, banyak kontroversi, itu akan semakin menguntungkan bagi produser. Film pun akan semakin populer.

Apa artinya …. itu cuma satu PM alias Piti Masuk. Apalagi yang penting buat orang India itu. Apa pun akan dikomersilkan, selama masih bisa dikomersilkan. So… kenapa harus repot. Jujur saja, kita pun menikmati bajakannya juga koq. Kenapa pula akhirnya harus jadi harus sok bersih, dengan mengkritik ini itu ini itu ….

Sekarang sih, gampang bicara. gampang nulis. ….
Apa yang sulit. Berkarya…. sanggup ga, bikin versi baru ayat2 cinta?

Kalo ada yang bisa, kenapa engga dicoba ….
Aku bakal jadi yang nonton pertama kali ….
aku mau liat ….
(halah kenapa jadi panas begini)

Film “FITNA” Maret 29, 2008

Posted by nurcha in Film.
add a comment

Sebenarnya agak segan membahasnya. karena ketika membahasnya berarti semakin memopulerkan film ini. Semakin populer film ini dan semakin banyak dicari orang dan membuat orang lain penasaran dan tersulut, itu berarti pembuatnya, para provokator itu, berhasil memanas-manasi orang muslim.

Aku baru menonton bagian 1 saja, itu saja sudah membuatku “panas” sekaligus kasihan pada pembuatnya. Semoga Allah memberikan hidayah-Nya pada para pembuatnya dan para penontonnya. Janganlah Islam yang dicerca. Islam sungguh mulia. Jika ada kesalahan, itu karena para pemeluknya tidak menjalankan perintah Allah dalam Al Quran secara benar.

Jangan pula, mengambil ayat-ayat Al Quran tentang azab yang diberikan Allah kepada kita kelak. Tapi lihatlah betapa Allah sangat menyayangi makhluk-Nya. Karena kita sendirilah yang mengundang azab-Nya dengan tidak mematuhi perintah-Nya.

Jika, ada kebencian terhadap yahudi, itu bukan tanpa sebab. Karena tidak ada sesuatu di dunia ini yang tanpa sebab. Lihat kekejaman yahudi terhadap umat islam di palestina. Belum lagi makar mereka di mana-mana.

Mengapa itu yang diungkit.

Mengapa itu yang diungkit.

PERJALANAN MENEMBUS WAKTU MUNGKINKAH….? Februari 11, 2008

Posted by nurcha in Film, Filosofi, My Mind, Tulisan aku!.
3 comments

In wisdom there is no logic
In science, logic is often but not permanently effective
(Brouwer, 1990) 

Kisah petualangan menembus waktu senantiasa menjadi fiksi besar dan selalu menarik untuk dibahas dan diperbincangkan. Berabad-abad lamanya para filosof dan ilmuwan berusaha mendefinisikan tentang waktu. Dan waktu itu sendiri sudah sejak lama menjadi subyek sentral bagi agama dan kebudayaan-kebudayaan dunia.
Waktu biasanya diklasifikasikan menjadi tiga bagian. Ada masa lalu, masa kini dan masa depan. Yang sering jadi pertanyaan besar adalah apakah kita bisa kembali ke masa lalu atau dapat melihat masa depan kita ? itu masih menjadi misteri. Misteri waktu.

Ada berbagai pertanyaan mengenai definisi dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Diantaranya adalah apakah masa lalu itu? Apakah masa depan hanya ilusi semata ataukah waktu itu adalah sebuah proyeksi dari sifat asimetri yang ada dalam diri kita. Kemudian pertanyaan yang menggelitik para ilmuwan fisika masa kini diantaranya adalah mungkinkah manusia dapat bergerak bolak-balik antara masa lalu dan masa depan ataukah hanya bisa meluncur ke masa depan?
Ilmuwan fisika generasi terakhir (generasi kuantum) menganggap bahwa tamasya tembus waktu sebagaimana dituangkan dalam film-film fiksi ilmiah sebagai sebuah ide serius –walaupun sampai saat ini belum dapat terwujud-. Sehingga topik-topik mengenai cara pembuatan mesin waktu dan hal-hal yang berkaitan dengannya menjadi sebuah fair game bagi para fisikawan teoritis.

(more…)

Takdir adalah Pilihan Januari 26, 2008

Posted by nurcha in Catatan Perjalanan, Curhatan, Film, Filosofi.
add a comment

“sesuatu yang terjadi dalam beberapa hari, bahkan dalam satu hari, bisa mengubah keseluruhan jalan hidup seseorang.”

Nah, kutipan di atas bikin gue nelangsa karna gue ngerasa tuh kutipan bagus banget buat direnungkan, terutama buat orang-orang yang harus mengambil keputusan besar dalam hidup. Karena ketika kita dalam situasi di antara dua pilihan, keputusan yang kita ambil bakal mengubah keseluruhan jalan hidup kita. Misalnya, ketika kita dapat tawaran kerja dari 2 perusahaan sekaligus, kita harus milih tuh, nah, pilihan yang kita ambil adalah suatu peristiwa yang bakal mengubah keseluruhan jalan hidup kita, kan? Ato yang paling penting ketika kita memutuskan untuk menikah dengan si A dan bukan si B, eh pas hari “h” kita berubah pikiran (ada loh orang yang kayak gini, kayak julia roberts di Runaway bride) maka so pasti hidup yang akan kita jalani ke depannya juga bakal berubah.

So, pikirkan baik2 setiap keputusan yang bakal kita ambil terutama ketika kita berada di antara 2 pilihan. Karena meski kita percaya bahwa apa yang terjadi ama kita adalah sebuah takdir yang udah digariskan Tuhan tuk hidup kita, tetep aza lah kita punya akal dan hati tuk bisa memutuskan “jalan” mana yang mau kita tempuh. Pilihan yang udah kita putuskan tuk diambil bakal mengubah keseluruhan jalan hidup kita, dan itu lah takdir yang kita pilih sendiri untuk kita jalani.

pisangan, 210607 - Herlina Sitorus

Puisi Cahaya Bulan — Ost Soe Hok Gie Nopember 25, 2007

Posted by nurcha in Film, lirik.
1 comment so far

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagaikan letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati