jump to navigation

Akhirnya …. April 30, 2008

Posted by nurcha in Buku.
1 comment so far

Alhamdulillah, bukuku akhirnya terbit juga. satu tentang pegadaian, satunya lagi What Is In Your Food, yang kata pengantarnya ditulis oleh Pak Ali Khomsan.

Cover dan lain-lainnya menyusul lah…. akan ada buku-buku lainnya.

aku juga diajak nulis bareng sama dr Tauhid Nur Azhar… iya dr Tauhid yang itu. Alhamdulillah.

He he he … alhamdulillah … ada lagunya koq… aku bahagia… bahagia…

Editor ga baca buku, Aneh kan? Februari 18, 2008

Posted by nurcha in Buku, Catatan Perjalanan, Error aja.
2 comments

Rasanya sudah lama sekali tidak membaca buku baru. Editor tidak membaca buku. Nah, aneh kan. Maksudnya di sini adalah buku-buku yang memang aku ingin baca, bukan buku karena memang wajib untuk dibaca. Hah, apa ini.

Sebenarnya ini hanya masalah persepsi saja. Bukankah, seharusnya buku-buku yang diedit itu juga adalah buku yang ingin juga dibaca kan. Jadi sebenarnya sama saja kan, hanya berbeda versi pandangan saja.

(more…)

SIMPATI UNTUK DR. TAUHID! Februari 6, 2008

Posted by nurcha in Buku, Kisah.
2 comments

Oleh: Bambang Trim

Dokter berusia 38 tahun ini bernama Tauhid Nur Azhar dan mungkin sudah Anda kenal ataupun ada yang belum. Beliau mengenyam pendidikan dokter di Undip Semarang dan melanjutkan pascasarjananya di UI serta Univ Kebangsaan Malaysia. Dengan keilmuannya, beliau tercatat juga sebagai pendiri dan perintis Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung.

Dokter Tauhid memang unik dan nyentrik. Tidak terlihat seperti orang berilmu tinggi.. Kesenangannya memakai jins belel dan terkadang t-shirt Esprit yang tampak kusam. Kerap dalam beberapa forum, audiens memandang beliau dengan sebelah mata. Namun, jika sudah mendengar pemaparannya, apalagi CV-nya barulah orang mafhum siapa sebenarnya Dr Tauhid.

(more…)

Total Editing Januari 29, 2008

Posted by nurcha in All About Editing, Buku, Curhatan, Error aja.
2 comments

Istilah ini aku peroleh dari Pak Bambang Trim. Seorang editor harus memainkan strategi total football…eh salah…Total Editing. Semua hal yang berkaitan dengan kelengkapan naskah hingga buku itu terbit. Semuanya. Feeling editor harus jalan, mana yang kurang, mana yang belum. Semua aspeknya. Dari pernik-pernik yang kecil sampai pernak-pernak yang besar…

Luar biasa sebenarnya tanggung jawabnya. Apalagi editor yang multifungsi, ya ngedit, ya ngurusin penulis, ya bikin surat perjanjian, multitasking banget. Belum lagi deadline yang selalu mengintai. Wah betapa indahnya dunia ini.

Editor harus bermain cermat dan cantik dalam total editingnya. Total football juga berarti konsistensi, dan ranah renik-renik copyediting yang kadang njelimet. Ada banyak kasus juga, konsistensi style gaya selingkung oke, tapi renik-renik salah ketik banyak yang terlewat. Renik-renik salah ketik tidak banyak, tapi konsistensinya kurang. Tapi banyak juga yang konsistensi gaya selingkung oke dan renik-renik salah ketiknya juga relatif bersih.

Butuh latihan dan pembelajaran yang luar biasa untuk mengasah feeling, agar ketajamannya tetap terasah sehingga bisa peka terhadap segala jenis kesalahan dan ketidakkonsistenan yang terdapat dalam naskah buku. Sehingga akhirnya buku sampai ke tangan pembaca dengan bersih, kalo bisa malah zero error.

Total editing mungkin juga berarti kecepatan, ketajaman, ketepatan, kecermatan, dan ketelitian, bahkan mungkin masih banyak aspek lainnya. Jadi intinya latihan, alah bisa karena biasa. Practice make perfect.

Dare to do.

Bandung, 19 Oktober 2007
Nurchasanah

Judul buku, judul bab, judul tulisan! Kenapa Penting? Januari 29, 2008

Posted by nurcha in Buku, Curhatan, Error aja.
add a comment
“Ketika Anda meyakini satu hal, yakinilah hal tersebut dengan sepenuh hati. Jika nilai yang Anda yakini jelas, keputusan apapun dapat diambil dengan mudah”.
Walt Disney

Kemarin (27082007), kami rapat bersama—ya ga full team sih—intinya ngebahas progress hingga saat ini. Operational director kami datang dan ngasih visi dan misi gimana sih seharusnya buku kami. Semuanya dibahas, walaupun belum secara mendetail. Dan aku kena. Kena pas bagian judul kata pengantar, secara aku ngebuatin kata pengantar buat buku yang ku kopiedit. Kata pengantar di buku satu ku juduli dengan meneladani kisah mengambil hikmah, dan buku dua dengan gola gong, kesederhanaan yang membumi. Karena aku yang menjudulinya, aku mengganggap judul itu bagus dan sudah cukup mewakili nyawa buku. Tapi rupanya itu belum cukup. masih terlalu biasa katanya. Ga ada gregetnya. Harusnya judul itu bener-bener catchy. Memancing mata dan otak buat menarik pembaca untuk mau membacanya sampe selesai.

Terlepas dari rasa kesal, dalam hati aku mengaminkan ucapan operational directorku. Ya demikianlah memang adanya. Tapi so what, harusnya gimana? Secara aku juga jarang ke toko buku…ga menyempatkan diri.

Aku juga tahu kalo Sebuah judul itu harus bisa mengeksplor sendi-sendi kalimat hingga ke sumsum kata…alah sok biologi banget kan?

Ini membuatku mengingat kembali akan semua judul-judul tulisan yang pernah kubuat. Termasuk yang ku kirim ke kompas dan akhirnya balik lagi padaku. Aku sudah coba membuat judul yang provokatif. Tapi mungkin memang belum ok untuk dipublikasikan.

I did it my way
Aku bersyukur bisa masuk dalam tim ini, dan entah berapa lama aku bisa bertahan aku tidak tahu. Terlepas dari itu semua, aku akan perform se perform-performnya, bukan buat perusahaan atau bos, tapi buat aku sendiri. Aku akan berbuat sebaik-baiknya. Dan Biarlah Allah dan orang mukmin melihatnya. Bismillah. Aku akan berusaha lebih keras dari yang lainnya.
Aku akan melakukannya dengan caraku sendiri. I did it my way.

“Saya bermimpi, saya menguji mimpi saya dengan keyakinan saya, saya berani mengambil risiko, dan melaksanakan visi saya untuk membuat mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan” – Walt Disney

Kota Kembang, 28 Agustus 2007
Nurcha