Posted by: nurcha on: Juni 9, 2008
Mungkin aku perlu ke psikolog. posisi yang sering ada di tengah-tengah, kadang-kadang membuat kepalaku jadi mau pecah kalo inget ini dan itu. dan banyak lagi hal lainnya. kalau ingat juga, kadang-kadang tiba-tiba saja ada beban berat di pundak. Ada beberapa orang yang akan pergi. Baiklah, mungkin memang yang terbaik seperti itu, selalu akan ada yang pergi dan bertahan. Jika memang pergi adalah yang terbaik, kenapa tidak. jika pergi akan membuat bahagia kenapa tidak. Aku bilang aku tidak peduli, tapi sebenarnya aku peduli, hanya saja tidak ada yang bisa kulakukan. Ya, itulah. pengennya sih sok hero tapi yang ada malah jadi kacau semuanya.
Kadang-kadang aku tidak mengerti, lebih sering tidak mengerti. Ya aku tau, pasti ada salahku juga jadi berprasangka buruk. Tapi, sudahlah… aku mau tutup mata, telinga, dan mulutku. aku sudah melakukan yang terbaik yang aku bisa. tapi jika yang kulakukan memang kurang bisa diterima oleh semuanya, aku hanya akan menghormati saja. silakan itu adalah keputusan yang diambil. dan aku juga sudah memutuskan untuk diam.
Kejadian-kejadian kemarin sudah cukup rasanya membuat di pundak ini terasa berat. Sudah cukup. Sudah cukup. aku tidak akan melarikan diri. aku akan menghadapinya. aku akan menghadapinya dengan caraku sendiri.
Bismillah. Allah, bimbing aku. Rabbana aatina milladunka rahmah, wa hayyi’lana min amriina rasyadaa…
Allahumma arinil haqqo haqqon warzuqnittiba’ah, wa arinil batila batilan… warzuqnattinabaah ….
Tunjukkan padaku ya Allah, bahwa yang benar itu adalah benar dan yang bathil itu adalah bathil…
semangaaat! ^^
Juni 9, 2008 pada 9:22 am
sabar nur