Kontroversi Film Ayat-ayat Cinta

Dah ada banyak banget tulisan tentang Film ayat-ayat cinta.

Tapi, ternyata masih seru saja dibahas dimana-mana. aku juga jadi tertarik untuk nulis juga.

Aku pribadi sih dah nonton versi bajakan dan versi bioskop. Tetap ada perbedaan. Kupikir sih, kalaupun ada versi bajakan duluan, itu bisa aja strateginya si produser.

Orang yang penasaran kan, mestinya dia akan membandingkan dengan versi bioskopnya.

Meski, banyak kontroversi, itu akan semakin menguntungkan bagi produser. Film pun akan semakin populer.

Apa artinya …. itu cuma satu PM alias Piti Masuk. Apalagi yang penting buat orang India itu. Apa pun akan dikomersilkan, selama masih bisa dikomersilkan. So… kenapa harus repot. Jujur saja, kita pun menikmati bajakannya juga koq. Kenapa pula akhirnya harus jadi harus sok bersih, dengan mengkritik ini itu ini itu ….

Sekarang sih, gampang bicara. gampang nulis. ….
Apa yang sulit. Berkarya…. sanggup ga, bikin versi baru ayat2 cinta?

Kalo ada yang bisa, kenapa engga dicoba ….
Aku bakal jadi yang nonton pertama kali ….
aku mau liat ….
(halah kenapa jadi panas begini)

2 Komentar »

  1. Yoga Ilham BIntoro berkata,

    Maret 29, 2008 @ 8:58 am

    film bagus tapi kirim dong filemnya ke sini & cepet -cepet di ayanginnya di televisi

  2. nanungnurzula berkata,

    April 15, 2008 @ 5:52 am

    budaya mengkritik memang baru tumbuh kok
    sampai orang mau menjadi tukang kritik saja
    atau kemudian sadar kalau ngritik teruuuuuuus
    ternyata tiada membuahkan hasil
    kalau buat orang bule ini dah terjadi sekitar 300 atau 400 tahun lalu
    di kita baru mulai, soalnya dulu jaman pak harto
    foto pak harto di pos ronda, pas matanya di coret pake spidol hitam
    bisa masuk penjara 2 tahun
    nah sekarang kan sudah merdeka ngomong
    tapi nantinya berujung positif kok
    karena akan muncul orang-orang muda yang konstruktif
    seperti anda !

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan Komentar