jump to navigation

Kita Bisa Merajut Kesuksesan Kita Sendiri Januari 5, 2008

Posted by nurcha in Buku, Curhatan, Error aja.
add a comment
“Ketika Anda meyakini satu hal, yakinilah hal tersebut dengan sepenuh hati.
Jika nilai yang Anda yakini jelas, keputusan apa pun dapat diambil dengan mudah.”
- Walt Disney

Selalu ada hal yang menarik ketika kita membaca kisah dari figur-figur sukses. Intinya, mereka memiliki antusiasme, hasrat, ketekunan, kerja keras, dan kebulatan tekad seumur hidup. Kesuksesan dan keberhasilan yang mereka alami saat ini tidak lain adalah buah dari segala pengorbanan mereka. Kebanyakan para tokoh tersebut lebih daripada sekadar sukses, mereka semua telah merajut hidupnya menjadi legenda.
Menurut bahasa Stephen R. Covey, para tokoh tersebut adalah tokoh-tokoh yang telah menemukan suara hati mereka dan kemudian mereka membantu orang lain di sekitarnya untuk menemukan suara hatinya. Inspirasi dari para tokoh tersebut tidak pernah putus, karena mereka adalah orang yang mengambil inisiatif dalam berbagai cara. Secara khas, mereka mengambll inisiatif dalam berbagai cara. Mereka memilih menjadi peka, bijaksana, dan memberikan segenap hati dan gairah untuk menggapai cita-cita mereka. Selain itu mereka juga pantang menyerah ketika menghadapi batu penghalang yang mengadang langkah mereka. Hidup ini hanya satu kali saja dan adalah pilihan bagi kita, apakah kita akan membuatnya menjadi baik dan bermanfaat bagi kita dan sesama atau sebaliknya. Pilihan untuk mengambil peran sebagai pemberdaya itu ada di tangan kita sendiri.

(ini kata pengantar yang kutulis, di buku Success–buku yang kuedit (ehem ehem)… tunggulah tanggal mainnya eh salah tanggal terbitnya).

Nantikan akan segera kuulas tentang buku itu. The Next Best Seller Book after The Secret dan buku The Law of Attraction.

Pasar Buku …. Tunggulah Buku ini.

Takut? Januari 5, 2008

Posted by nurcha in Error aja, Tokoh.
add a comment

Hidup tanpa rasa takut sangat berbeda dengan hidup tanpa pernah merasa takut. Bukan sesuatu yang buruk jika Anda sesekali merasa takut. Rasa takut adalah guru yang hebat. Yang tidak baik adalah hidup dalam rasa takut, membiarkan rasa takut mendikte pilihan-pilihan Anda, dan membiarkan rasa takut mendefinisikan siapa diri Anda. Hidup tanpa rasa takut berarti berdiri di atas rasa takut, mengambil ukurannya, dan menolak membiarkannya menjadi bentuk yang menentukan jalannya hidup Anda. Hidup tanpa rasa takut berarti mengambil risiko, berspekulasi, tidak bermain aman. Hal ini sama artinya dengan menolak untuk menerima kata “tidak” sebagai jawaban ketika Anda yakin bahwa jawaban tersebut seharusnya “ya”. Itu berarti menolak untuk setuju dengan pengurangan yang menjadi hak Anda, apa yang menjadi milik sah Anda, apa yang menjadi milik Anda atas jerih payah dan usaha yang Anda lakukan.
‑ Michael Ignatieff, penulis dan sejarawan