SUPIR, PENUMPANG, DAN CALO….SETALI TIGA UANG Desember 15, 2007
Posted by nurcha in Catatan Perjalanan, Error aja.add a comment
Setiap hari naik angkot, mau tidak mau semua hal yang berkaitan dengan angkot (aspek sosialnya terutama) sedikit banyak kita pasti tau.
Supir dalam hal ini angkot, penumpang dan calo adalah setali tiga uang yang tidak dapat dipisahkan. Di titik-titik tertentu pasti ada calo yang minta uang sama supir, karena ada penumpang yang naik. Besarnya uang tergantung, bisa 200-2000 rupiah. Padahal penumpang naik angkotkan karena keinginan sendiri bukan karena di ajak calo, kenapa pula supir jadi harus bayar pungli sama calo. Trus lagi kadang, kalo ngetem, nungguin penumpang lain, saya suka naik angkot lain yang jalan. Dan kadang-kadang penumpang juga sering diomelin sama calo dan supir karena tidak naik Angkot yang ngetem sedang nunggu penumpang. Padahal naik angkot apa saja itu kan hak asasi penumpang, mau naik angkot dia atau tidak itu kan terserah penumpang. Wong penumpang yang bayar ongkos.
Kalo jadi supir yang setiap hari dipalak sama calo, kasian juga sebenernya. Padahal setoran harus dibayar, bensin, saingan banyak, penumpang segitu aja, ditambah lagi pengeluaran pasti pengeluaran untuk bayar calo. Kalo misal setiap hari habislah uang maksimal 20rb buat bayar calo, kalo diitung sebulan kan dah 600rb sendiri. Cuma calo lho. Dari satu angkot…kalo dari 40 angkot berapa tuh jumlahnya…makanya gak heran juga setiap hari nampaknya jumlah calo jadi semakin banyak.
Trus ke masalah ketertiban, penumpang juga sebenernya punya andil besar untuk soal ketertiban, dimana ada penumpang banyak, pasti ada angkot dan ada calo…..contoh gampangnya di perempatan bubulak. Penumpang yang malas masuk terminal, jadilah angkot pada nunggu di sana…dan jadilah kemacetan….ada gula ada semut….
Jadi untuk tertib, dan meminimalisir kemacetan sebaiknya memang kalo naik angkot ya pada tempatnya, dan cari yang hampir penuh biar ga ngetem ngetem
Kematian Desember 15, 2007
Posted by nurcha in Catatan Perjalanan.add a comment
kematian, pasti akan terjadi. entah kapan. tapi itu pasti terjadi dan setiap orang pasti akan mengalaminya termasuk saya. kematian teramat dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri. kapanpun dan dengan sebab apapun setiap makhluk bisa mati. jika Allah berkehendak tentunya.
hanya saja yang perlu jadi pertanyaan…
kita mau mati seperti apa?
kita ingin setelah mati orang mengenang kita seperti apa?
bisa dibilang itu pertanyaan duniawi…
tapi mestinya ada pertanyaan lain yang muncul
kita ingin menghadap pemilik kita dengan bagaimana?
apa amalan unggulan kita yang bisa menjadi kendaraan kita menuju syurga-Nya
bagaimana kita mempertanggungjawabkan semua yang telah kita lakukan di dunia, segala kelalaian dan segala kesalahan kita kepada-Nya?
telahkah kita menunaikan semua hak Allah, hak orang tua, dan semua hak orang lain atau makhluk atau bahkan alam dengan baik?
dan semua pertanyaan tentang seberapa besar dan seberapa banyak bekal yang bisa kita bawa untuk menghadap-Nya.
life and death
maybe it`s just about choice, decision, and reason
how to make a choice, pick a decision, and why
it’s just our choice
what things that we`re gonna decide
Nasib Pejalan Kaki Desember 15, 2007
Posted by nurcha in Catatan Perjalanan, Curhatan, Error aja.add a comment
Malam ini, aku pulang jalan-jalan sebentar, mendinginkan kepala yang agak panas lantaran tadi mulai menggenjot untuk mulai menulis lagi. sepulangnya dari SMM membeli Ritz… biskuit favorit aku. aku pulang. nah sepanjang perjalanan itu, tiba-tiba din…din.. sebuah mobil mengklakson aku yang berjalan agak ke tengah. bukan mau aku sih sebenernya, karena gimana lagi… GA ADA TROTOAR! kita pejalan kaki aja yang ditindas (katakanlah saja begitu). udah gitu mobil parkir di pinggir jalan enak aja. nah, jadi siapa yang seharusnya diklakson!….
kalo dalam perjalanan, ku perhatikan, trotoar itu jarang ada. dulu waktu di bogor juga gitu. di jalan kampus dalam itu, ada trotoar tapi kecil banget, jadi kalo mau jalan harus sendirian, udah gitu angkot dua arah berlalu lalang. Ya siap-siap aja disenggol angkot. Nah ini juga berlaku di sepanjang jalan geger kalong girang ini.
Nah, yang nulis tentang nasib pejalan kaki juga ada.
Kebanyakan Nah…. ![]()
Where did my heart go Desember 14, 2007
Posted by nurcha in lirik.add a comment
James Ingram
Where did my heart go
When did it lose the way
How did I let you slip away
Why is it so hard to say
(The) words that might touch you
Make you believe that I’m
More than it seems that I am today
I can run
But I can’t hide
From all these dreams
That I keep inside
Now, it’s gonna to take a while
But I’ve got to learn to smile again
Once it was easy
I never had to try
I never had to tell a lie
Never thought I’d see you cry
But now I know better
(And) I’ve got to find a way
I don’t wanna hear you say goodbye
I can run
But I can’t hide
From all these dreams
That I keep inside
Now, it’s gonna to take a while
But I’ve got to learn to smile again
I’ve got to find the smile
That fills your heart with laughter
Don’t wanna find a way
To get along after you
I wanna be the man, that you knew
Now it’s gonna take a while
But I’ve gotta learn to smile again
Again
Maafkan aku teman-teman Desember 14, 2007
Posted by nurcha in Error aja.add a comment
“Berbuat baik lah untuk sahabatmu hari ini, karena kamu tidak tahu apakah esok kamu masih akan bertemu. Jangan segan untuk selalu meminta maaf”
“Hidup bukan untuk menyesali sesuatu atau menyimpan perasaan bersalah. Hidup mengajarkan kita kebenaran dari kesalahan yang kita lakukan. Hikmah itulah yg harus kita petik dari setiap peristiwa yang telah kita lalui dalam hidup ini.”