Panorama Jatinangor

Sabtu ini sepulang kantor, kami (tim produksi) beramai-ramai mengunjungi rumah Tasaro di Panorama Jatinangor. Menyusuri perjalanan Tasaro menuju kantor kami di Pasirwangi, yang ternyata jauh juga, karena meskipun namanya kompleks perumahannya Panorama Jatinangor, tapi tetap saja masuk Sumedang Sumedang juga. So, no wonder, ….. intinya bener-bener jauh. Belum lagi, pas udah masuk ke kompleks perumahannya… masih menanjak ke atas sodara-sodara. Terbayanglah, Tasaro berjalan pulang dari kantor, berjalan kaki, menanjak menuju rumahnya di blok T yang wah, luar biasa deh.

Perjuangan untuk mencapai rumah Tasaro ini luar biasa. Salah satu yang bikin lucu adalah, Tasaro make motornya Atik. Nah, pas di mobil Atik baru sadar, kalo motornya dah abis bensinnya. Akhirnya, Tasaro dan Firmanlah yang menanggung akibatnya. Motor yang mereka naiki harus berhenti di dekat kolam pemancingan di tanjakan Jatinangor, dan Tasaro harus pergi naik angkot untuk beli bensin dulu (kacau kan Atik).

Singkat cerita, sampailah kami ke rumah Tasaro dengan perjuangan yang luar biasa.
Dan yang utama, kami sudah kelaparan. Parahnya, kami dengan tidak tahu malu, langsung saja, setelah menyapa tuan rumah, Tasaro dan Istrinya, langsung saja kami menyerbu suguhan yang sudah disediakan oleh tuan ramah. (halah dasar).
Sayur asam, ikan asin, tempe, tahu, nasi hangat dan sambal yang disuguhkan, nyamm luar biasa nikmat. Selesai makan, rujak jadi pencuci mulutnya, wah luar biasa.

Suasana makan di rumah Tasaro yang nyaman


Perjalanan mendaki Bukit
Seusai makan, Tasaro mengajak kami pergi ke belakang rumahnya. Hiking katanya. Beramai-ramai kami menyusulnya. Dan there, there are, sampailah kami ke sana.
Perjalanan pendakian pun dimulai. Bukit pasir dan batu cadas, itulah yang membuatnya unik.

sebelum mendaki bukit


Perjuangannya lumayan berat, tapi terbayar ketika kami sampai di atas. Berfoto-foto sejenak sambil melepas lelah dan mempersiapkan mental untuk turun kembali.

000_14961.jpg

000_14991.jpg

Ternyata perjalanan turun lebih menyeramkan daripada ketika naik. Tapi akhirnya berhasil juga kami turun.

000_1508.jpg

Benar-benar akhir pekan yang menyenangkan. Bahagia rasanya, bisa melupakan beban kantor untuk sementara. Really really fun. We laugh a lot, we having fun a lot. It was wonderful, sangat menyenangkan.

Alhamdulillah, Thank you Allah atas semua kenikmatan ini. Terima kasih juga buat Tasaro dan Teh Alit, dan buat teman-teman seperjuangan, semoga hari senin penuh semangat baru lagi buat bekerja.

Gerlong, Qbee, 24 November 2007, 22.31

2 Komentar »

  1. Tia berkata,

    Nopember 26, 2007 @ 3:54 am

    Wah… cociiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit….so sweeeeeeeeeeet!

  2. fitria berkata,

    Juni 3, 2008 @ 4:30 am

    pengen donk ikutan foto

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan Komentar