Aku Bosan Dengan Bosan Agustus 31, 2007
Posted by nurcha in Blogroll, Curhatan, Filosofi.trackback
oleh: Akhirul Kalam (www.kosongempatsembilan.wordpress.com)
Aku Bosan Dengan Bosan. Pertama kalinya saya melihat tulisan tadi di dinding sekretariat IMPAS-B. Entah siapa yang menuliskannya, nampaknya yang menuliskannya sedang bosan sebosan bosannya. Sehingga saking bosannya sampai sampai bosan dengan rasa bosan itu sendiri.
Memang rasa bernama bosan itu selalu muncul, saat menunggu hal yang membahagiakan maupun yang menyedihkan sekalipun. Seperti halnya saya yang sudah bosan dengan:
1. Rasa bosan menunggu panggilan kerja, hasil dari sedekah amplop dan kertas selama ini
2. Rasa bosan menunggu sesuatu yang saya tidak tau ujungnya, bahagia ataukah kecewa
3. Rasa bosan menunggu penepatan janji
4. Rasa bosan menunggu mata saya untuk terpejam di kala bulan sedang mengorbit
5. Rasa bosan menunggu loading saat masuk dashboard dan login ke wp dan berbagai server lainnya
Untuk itu, demi kesehatan jiwa dan raga seorang setampan dan secakep saya, salah satu dari rasa bosan terhadap kebosanan menunggu tadi harus dihilangkan! Maka yang paling rasional serta realistis saat ini adalah poin ke 5.
Maka dengan ini, saya nyatakan bahwasanya biarkan saya berhenti untuk bosan dengan rasa bosan. Biarkan saya berhenti membosani rasa bosan menunggu saat saat indah dan menyenangkan bernama login.
Untuk semua yang merasa tersinggung, marah dan kecewa atau rasa negatif lainnya dengan tulisan saya, saya katakan dengan tegas bahwasanya SAYA TIDAK MAU MINTA MAAF! Karena saya tidak merasa bersalah sedikitpun!
Untuk semua yang mendukung, senang dan menantikan tulisan saya, saya katakan dengan tegas bahwasanya saya MINTA MAAF! Anda sekalian sudah salah pilih, karena saya bukanlah siapa siapa dan apa apa.
Untuk semua komentator, maafkan saya karena tidak becus menanggapi komentar komentar anda sekalian. Maklum saya bukanlah seorang blogger dengan koneksi yang cepat dan seksi apalagi untuk bisa online seharian semalaman ataupun setiap saat.
Untuk semua yang sudah pernah ehem eheman YM!-YM!’an dengan saya, biarkan saya pergi dengan tenang. Untuk selanjutnya saya tidak bertanggung jawab atas segala kejadian lanjutan yang menyangkut nickname maupun nama asli saya.
Mungkin suatu saat saya akan bereinkarnasi, mungkin juga tidak akan pernah lahir kembali ke dunia perbloggingan ini. Selamat tinggal semuanya. Semoga tuhan kalian masing masing yang kalian percaya dan sembah sembah selama ini akan memberkati dan memberikan hidayahNYA. Amin.
—-aku suka tulisannya…
Tadinya kukira topik ini tulisanmu…
Btw, apa yg kamu suka darinya?
beda…dan nulis yang ga kepikiran itu aja…
tapi menurutku, agak berbahaya juga tulisan ini…
weits … aku kira kupipes, ternyata review … hehehehe ….
maaf aku udah berburuk sangka …