Aku dideportasi

Kemaren, tepatnya 30 Juli 2007, manajerku ngajak ngobrol aku. Inti pembicaraan aku dideportasi alias tidak dilanjutkan lagi kontrak kerjaku untuk enam bulan mendatang. Terus terang aku ga tau alasan pastinya, tapi jika melihat kondisi perusahaan, ya aku anggap maklum sajalah. Aku dijanjikan untuk dipindahkan ke anak perusahaan yang lain. Aku oke kan saja, pengalaman baru, teman baru, tim baru, semuanya baru, aku bisa lebih banyak belajar.

tapi setegar-tegarnya aku pas diajak ngobrol sama pak manajer, ternyata luruh juga bentengku pas aku turun ke bawah dan ngobrol sama temen2 sesama editor. hiks..hiks..hiks..seharian kemaren mungkin wajahku terlihat mendung, pulang dari kantor juga nangis. padahal aku sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri untuk hari kemaren itu. Saat tibanya aku dipanggil, untuk mengetahui keberlangsungan aku di kantor ini.

Setidaknya aku sudah mendapat penjelasannya. Allah sudah memberikanku jawaban. Mungkin waktuku di perusahaanku yang sekarang ini memang hanya sampai di sini saja. tapi itu bukan berarti aku berhenti. the most important thing is love the job not love the company and i do, walaupun memang, tiga bulan ke belakang ini progressku ga bagus-bagus amat. Aku ngerasa banyak banget ngelakuin kesalahan. dosa-dosa editan. hal-hal yang kecil dan yang besar, yang terlewat atau yang sengaja dilewatkan. memilih maksimal berusaha atau hanya seadanya saja. aku tau, aku memilih yang mana. dan aku tidak menyalahkan siapapun, itu semua kesalahanku sendiri. aku memilih dengan sadar untuk melakukan itu.

but, terlepas dari semua itu. itu sudah berlalu. kujalani saja semuanya sekarang. Allah tau yang terbaik untukku. go with the flow…

1 Komentar »

  1. Danceu berkata,

    Agustus 21, 2007 @ 1:03 am

    Mbak Nung tetep semangat! Merdeka…!

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan Komentar